YunJae World

2012/11/09

Everything for Jaejoongie


Tittle : Everything for Jaejoongie
Author : Han EunSu
Cast : YunHo – JaeJoong as their self
Rating : Pg13+
Genre : Fluff

Disclaimer : For so many times, Yunho is having Jaejoong, n Jaejoong is having Yunho. The plot is mine.

Summary : Oneday Jaejoong got mad of Yunho for some reason. He won’t open the door for Yunho. The story is begin how Yunho manage so Jaejoong willing to open the door. Maybe a stick and cheesy word would be help.

A/N : Hai hai….muncul lagi, hee. Kali ini dapet inspirasi gara-gara chatingan sama Nunik onn, all thanks for her, love u onnie yaa^^ Of course with all modif dari cerita aslinya xixixiii…Untuk sekian kali maaf buat semua yang kena tag. FF ini bebas untuk semua kalangan yang ngerasa cukup umur. Janji, kali ini bener2 drabble ^.^a Well, here we go with my nothing but typical boring FF^^

楽しみにいえてください!!

~~~~~~~~~~~~~~

TING

Hitungan detik, tidak lebih cepat dari itu. Jaejoong melesat keluar dari lift begitu pintu terbuka. Wajah cemberut menemani langkah super cepat kakinya. Siapa pun yang di hadapannya tanpa perlu berkata apa pun sudah pasti menyingkir dengan ikhlas.

“Aish…..Jaejoong ah!”

Ame Ga Dakishimete


Tittle : Ame ga Dakishimete 雨が抱きしめて
Author : Han Eunsu
Rating : General
Cast : Yunho-Jaejoong, Changmin, Yoochun as them self
Genre : Never get tired for Yunjae’s fluff-ness^^

Disclaimer : Yunho is Jaejoong’s, Jaejoong is Yunho’s, Plot is mine, That’s it

Summary : Bukan berlebihan tapi kalau sudah rindu siapa yang bisa menahannya? Meskipun mudah dimengerti tapi sulit untuk dipahami. Jung Yunho sendiri tidak mengerti kegelisahannya.

A/N : hy…another geje story. Aku-nya ga tau kenapa galau tiba-tiba. Jadi yang galau bukan YunJae sebenernya. Hee….Maap ganggu ya, maap juga for all failed things~
Sekali lagi ini semua cuma karangan di otak-ku jadi jangan terlalu dihubungin sama yang aslinya \^.^>

Un re-read, sorry for a lot of misstake
Dozo, yoroshiku!!

#######################

“Hyung, kau tidak tidur?”

Aku juga tidak tahu tapi perasaanku benar-benar tidak tenang. Aku menoleh mendapati Changmin yang sedang mengeringkan rambutnya. Menurutku rambut Changmin sebaiknya tidak usah di keringkan. Rambut keriting karena basah itu lebih pantas dan tidak mengganggu mataku. Jujur aku sedikit tidak nyaman melihat poni Changmin yang menjuntai bagai air terjun itu. Sama sekali tidak keren, semoga dia tidak bisa membaca pikiranku.

“Tidak, aku sedang memikirkan sesuatu….” tapi apa aku juga tidak tau. Persaanku sungguh terasa diombang-ambing. Padahal seingatku setelah kembali ke Korea kemarin, aku masih baik-baik saja.

“Hyung!”

“Eh?”